Senin, 10 Januari 2011

Rutinitas matahari palsu di negriku

Sepintas kumerenungkan awan hitam yang selalu mengikuti negeri ini
Tersadar diri sendiri masih berpegang pada tiang untuk tetap berdiri menantang
Semua kita kembalikan pada orang yang menatap anda di dalam cermin
Tak ada yang salah jiak kita berani menggoreskan tinta pada catatan hitam negeri ini
Mungkin karena layar kaca di negeri ini selalu menampilkan hitam dan merah
Namun cobalah kepalkan tanganmu sendiri sebelum mengisyaratkan kepalan pada semua orang
Cobalah terdiam sejenak untuk melihat semua keajaiban dari akibat
Kau bisa, kau akan terus berjalan diantara seribu pertanyaan
Kau akan mundur satu langkah untuk maju tiga langkah kedepan
Maka perangilah setan yang ada di dalam dirimu sendiri !

Penulis : Fauzi Rahman

Tidak ada komentar:

Posting Komentar